Ok, here we go klo ingin serius di mastering.
Mastering Gears Essential :
- Pakai DA converter yg anti-jitter/jitter-immune. Dan mastering quality.
- Pakai speaker yg full-range... 20Hz-20KHz ... 40Hz-20KHz acceptable
- Pakai ruangan yg udah di-treatment acoustic (bass trap ke freq node ruangan, diffuse/reflect/absorb ratio yg memadai)
Ini ada tips tambahan utk yg mastering mixingan sendiri :
Adalah sebuah mitos yg kuat yg tumbuh dibarat bahwa orang yg mixing TIDAK AKAN BISA me-mastering sendiri hasil mixingannya tsb dengan baik. Kecuali di-mastering oleh orang lain. Sy PERCAYA mitos ini TIDAK BENAR ... seperti halnya mitos angka 13 ... Semua tergantung kitanya aja gimana ... :D
Lanjut ...
Mixing dan Mastering adalah 2 dunia yg berbeda. Mixing adalah creativity & imagination ( right brain tasks ) sedangkan Mastering adalah logic & precision ( left brain task ). Dibutuhkan waktu dan kiat2 agar kita dapat mengerjakan Mixing kemudian Mastering lagu yg kita mixing tadi dengan baik. Hal ini umum. Dan bisa dibahas secara scientific.
Dalam SATU pekerjaan, kita hanya bisa dominan menggunakan salah satu sisi otak kita. So mixing sambil mastering ngk akan bisa maximal hasil-nya.
Kecuali :
1. Setelah selesai mixing, beri waktu 2 hari utk libur kuping, jgn dulu mendengarkan hasil mixing yg akan anda mastering. Biarkan kuping fresh dulu... Jgn mixing dan mastering sendiri langsung pada hari itu juga.
2. Gunakan ruangan/speaker/DA converter yg berbeda utk mixing dan mastering.
Klo menggunakan ruang/speaker/DAconv yg sama, biasanya yg terjadi anda hanyalah meng-koreksi kesalahan2 anda saat mixing. Bukannya benar2 'mastering'.
Kalau bisa gunakan juga software/daw yg berbeda.
3. Utk memperlebar 'visi', saat mastering gunakan spkr dgn diameter yg lebih besar daripada saat mixing.
Msl : mixing dengan spkr 5" kemudian mastering menggunakan spkr 6".. atau Mixing dgn spkr 6" kemudian mastering dgn spkr 8"
4. Setiap ada penambahan software/hardware baru, berarti perlu waktu lagi utk penyesuaian/belajar. Kerja akan lebih lama drpd sebelumnya. Jgn sekali2 mencoba menambah sesuatu yg baru, terutama saat deadline.
5. Minta seseorang yg minimal mengerti musik/audio utk mendampingi anda saat mastering. Minta bantuannya utk memberikan pendapat saat anda ragu menentukan sesuatu saat finalizing.
6. Jgn bebankan mental dan pikiran anda. Perlakukan mixing anda adalah seolah2 hasil mixing dari orang lain. Buang semua pemikiran/ingatan saat2 mixing dulu. Buatlah diri anda seolah2 tidak tahu waktu mixing menggunakan apa, berapa, dan bagaimana.
Tanamkan berulang2 dibenak anda : "mixing sudah selesai... saya sedang mastering... "
7. Langsung fix SEMUA problem dalam perspektif mastering. Kecuali utk problem yg fatal dimana benar2 harus dilakukan mix ulang..
8. Saat mastering jgn terbawa/membawa ambisi dari saat mixing. Ambisi adalah salah satu faktor penghambat utk mendapatkan hasil yg baik
Intinya adalah menjaga agar tetap OBJECTIVE dan FRESH..
Semoga bermanfaat. Silahkan klo ada yg ingin menambahkan..
PS: Tips ini tidak berlaku jika anda sedang mastering hasil mixingan dari orang lain. Krn otomatis anda pasti akan lebih objective...
=================================
NO..NO..NO.. J A N G A N coba2 mastering :
1. Habis dengar 90-100dBSPL selama lebih dari 1 jam. Msl : Habis nonton live show, habis manggung, habis latihan band ... dan ... habis mixing x)
2. Lagi FLU, pilek, demam. Hasilnya enak didenger cuma sama pendengar yg lagi flu juga
3. Lagi ngantuk.
4. Lagi lapar banget.
5. Pakai program beta, Belum stabil .. :roll:
==================================
Solusi lain yg paling gampang dan klo memang ngk mau ribet ... adalah ... memberikan mixingan anda utk di-mastering orang lain ... as simple as that :D
Salam,